Sebagai anak muda kita pasti memiliki cita-cita dan harapan,
kita sebagai siswa dan mahasiswa tentunya kita memiliki harapan untuk sukses
dalam bangku pendidikan, kita yang sedang mencari pekerjaan tentunya kita
memiliki cita-cita dan harapan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, bagi
kita yang sedang bekerja tentunya kita mengharapkan pekerjaan kita ini boleh memberkati
kehidupan kita, begitupun dalam kehidupan sebagai anak muda dalam pergaulan,
bagi kita yang belum memiliki pasangan pastinya kita merindukan dan berharap
kita memiliki pasangan, bagi mereka yang telah berpasangan dalam hal ini sedang
pacaran pastinya kita mengharapkan pasangan kita adalah yang terbaik untuk
kita, dan bagi mereka yang telah menentukan pilihan mereka pada pasangannya
pastinya berharap tentang pernikahan dan membentuk keluargga yang baru.
Nah teman-teman yang diberkati oleh Tuhan, cita-cita dan
harapan kita tentunya harus kita bawa dalam doa, memohon kepada Tuhan Sang
Pencipta untuk kiranya dapat mewujudkan cita-cita dan harapan kita
masing-masing. Namun demikian banyak diantara kita ketika kita berdoa terkadang
lewat kata-kata doa kita, seakan-akan kita sedang mendikte Tuhan atau sedang
memaksakan kehendak kita kepada Tuhan untuk dapat se-segera mungkin mengabulkan
doa kita. Siapakah kita sehingga kita mendikte atau memaksakan kehendak kita
kepada Tuhan..?? “dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang
munafik” (Matius 6:5a)
Tuhan adalah agung dan pemurah bahkan panjang sabar, maka
kita sebagai anak dan hambanya ketika kita memohon kepadaNya hendaknya merendahkan
diri dan bermohon bukan memaksakan doa kita sehingga selanjutnya biarkan kuasa
Tuhan yang bekerja bukanlah kuasa kita, maka Tuhan akan memperhatikan doa kita.
“..tetapi jika engkau berdoa, masuklah kedalam kamarmu, tutuplah pintu dan
berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang
melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” (Matius 6:6)
Teman-teman yang diberkati Tuhan, biarlah kita menyerahkan
seluruh cita-cita dan harapan kita kepada Tuhan dan biarlah Tuhan yang akan
mengatur kehidupan kita lewat tanganNya yang penuh kuasa. Ketika kita berdoa
untuk mendapatkan pekerjaan sebagai seorang ini, tetapi akhirnya kita
mendapatkan pekerjaan lainnya yakinkanlah itu sebagai cara Tuhan untuk
memberkati anda sekalian. Terkadang jawaban doa yang sampai kepada kita berbeda
dengan permohonan kita, janganlah kita berkeluh kesah, tetap jalani dan
berusaha dengan keyakinan Tuhan tidak pernah merancangkan sesuatu yang buruk
bagi kita melainkan Tuhan telah merancangkan damai sejahtera bagi kita semua
yang selalu berharap kepadaNya.
“..karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum
kamu meminta kepadaNya.” (Matius 6 :8b)
Indra 04-03-2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar